Perbedaan antara HUB dan Switch
Hub tidak memiliki fasilitas routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirmkan ke semua komputer (broadcast)
Switch memilikinya fasilitas routing sehingga informasi yang diterima hanya dikirimkan ke komputer tujuan
Senin, 16 Juli 2012
Senin, 02 Juli 2012
Mikrotik
Tulisan ini khusus untuk kamu yang baru belajar pertama kali dan
ingin mengenal lebih jauh dengan sebuah sistem operasi komputer khusus untuk
jaringan komputer bernama Mikrotik. Mikrotik adalah sistem operasi
independen berbasiskan Linux khusus untuk komputer yang difungsikan sebagai Router,
jika kamu belum tahu apa itu router silakan baca penjelasan singkatnya di Wikipedia.
Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan
atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat
baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang
dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks
sekalipun.
Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan
di kota Riga, Latvia. Bagi yang belum tau, Latvia adalah sebuah negara yang
merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini.
Dengan nama merek dagang Mikrotik mulai didirikan tahun 1995 yang pada awalnya
ditujuka untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet
Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan
teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan
layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara
di dunia dan juga sangat populer di Indonesia.
Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal
Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas
untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal
dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router
berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan
beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut.
Contoh aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah
aplikasi kapasitas akses (bandwidth)
manajemen, firewall, wireless access point (WiFi), backhaul
link, sistem hotspot, Virtual
Private Netword (VPN) server dan
masih banyak lainnya.
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika kamu ingin
memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat
menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada
lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1
adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi
yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda
sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang
paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:
- Level 0
(gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan
fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
- Level 1 (demo);
pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja
dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk
menggunakannya.
- Level 3;
sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala
perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat
wireless tipe klien.
- Level 4;
sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola
perangkat wireless tipe akses poin.
- Level 5;
mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah
pengguna hotspot yang lebih banyak.
- Level 6;
mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.
Jika kamu ingin sekedar untuk mencoba-coba silakan gunakan Level 1
sebagai awal. Sedangkan untuk kamu yang ingin menggunakan seluruh fitur dari
Mikrotik maka mau tidak mau kamu harus membeli lisensinya.
Berapa Harga Lisensi
Mikrotik?
Dibawah ini adalah harga standar jika kamu membeli langsung dari
Mikrotik, yaitu:
- Level 0 :
gratis tanpa harus registrasi namun hanya untuk 24 jam penggunaan.
- Level 1 :
gratis untuk demo, namun harus melakukan registrasi di website resmi Mikrotik.
- Level 3 :
gratis, juga harus lakukan registrasi.
- Level 4 :
berbayar, harga $45.
- Level 5 :
berbayar, harga $95.
- Level 6 :
berbayar, harga $250.
Saat ini versi Mikrotik telah mencapai versi 3, namun masi
tersedia juga versi lama yang terakhir adalah versi 2.9.51. Mikrotik hanya
didistribusikan dalam bentuk berkas atau FIle yang dapat
diunduh atau download dari website resmi mereka di http://www.mikrotik.com/download/html.
Ukuran file versi 3.07 adalah sekitar 21.63 Mb sedangkan versi 2.9.51 adalah
15.09 Mb.

Sarat Instalasi Mikrotik
Mikrotik dapat di install di PC dengan menggunakan beberapa cara,
yaitu:
- ISO Image;
menggunakan Compact Disc (CD) instalasi. Silakan download
file berekstensi .ISO yang tersedia dan kamu harus
“membakarnya” ke dalam media CD kosong.
- NetInstall; melalui
jaringan komputer (LAN) dengan
Satu Disket, atau menggunakan Ethernet yang mendukung
proses menyalakan komputer (booting) komputer melalui Ethernet
Card. NetInstall dapat dilakukan pada sistem operasi Windows
95/98/NT4/2000/XP.
- Mikrotik Disk
Maker; membutuhkan beberapa buah disket ukuran
3,5″ yang nantinya akan disalin pada hard disk saat
instalasi dilakukan.
Adapun persaratan minimal komputer yang dibutuhkan untuk Mikrotik
adalah sebagai berikut:
- Menggunakan
prosesor setidaknya 100 MHz atau lebih seperti Intel Pentium, Cyrix 6X86,
AMD K5 atau prosesor yang lebih baru dari Intel IA-32 (i386). Ingat
penggunaan lebih dari satu prosesor belum diperbolehkan.
- Memori (RAM)
minimal 64 Mb dan maksimum 1 Gb.
- Media
penyimpanan (Hard Drive) menggukana sistem standar Kontroler IDE
dan ATA. Penggunaan SATA, SCSI dan USB tidak didukung. Pastikan sisa media
penyimpananmu adalah minimal sebesar 64 Mb.
- Jika
instalasi menggunakan disket, gunakan ukuran 3,5″ pada drive A.
- Jika
instalasi menggunakan media CD, pastikan standar kontrolernya adalah
ATA/ATAPI.
- Jika kamu
instal melalui LAN, gunakan standar ethernet tipe PCI.
Lebih Jauh Mengenai
Lisensi Mikrotik
Setiap file Mikrotik yang telah di instalasi pada sebuah komputer
akan bertahan selama 24 jam sejak pertama kali diinstal. Jika kamu matikan
komputer saat waktu masih kurang dari 24 jam maka kamu masih memiliki sisa
waktunya untuk terus dapat menggunakannya. Jika masa 24 jam telah lewat maka
Mikrotik sudah tidak dapat lagi digunakan dan membutuhkan proses instalasi
ulang. Sistem lisensi perangkat lunak Mikrotik atau lebih dikenal dengan
sebutan RouterOS berbasiskan identitas dari perangkat lunak
itu sendiri atau disebut Software ID. Jika ingin merubah lisensinya
maka kamu wajib mengetahui Software ID tersebut, ini dapat kamu temukan saat
proses instalasi berlangsung. Jika kamu terlewat saat melihat Software ID atau
lupa mencatat maka kamu dapat melihatnya kembali melalui sistem konsol atau
melalui perangkat lunak tambahan dari Mikrotik berbasiskan Windows yaitu Winbox.
Setiap RouterOS yang telah berhasil diinstalasi maka akan
diberikan sebuah user yaitu admin tanpa kata kunci (password) atau tekan tombol
Enter saja saat diminta memasukkannya. Untuk melihat lisensi melalui konsol
Mikrotik lakukan perintah: /system license print. Pastikan kamu
telah masuk-log (login) saat mengetikkan perintah tersebut.
Jika kamu telah memiliki Software ID, apa langkah berikutnya?
- Daftarlah
pada website Mikrotik
- Pilih
lisensi yang kamu butuhkan
- Beberapa
metode untuk mendapatkan lisensi setelah daftar adalah sebagai berikut:
- Masukkan
Software ID dan mintalah lisensi dikirimkan melalui E-Mail. Jika kamu
pakai Winbox gunakan fitur drag-and-drop.
- Buka file
lisensi menggukanan editor teks dan salinlah isinya. Lalu letakkan pada
sistem konsol. Jika pakai Winbox dapat ditemukan pada menu System
> License.
- Jika
komputermu punya koneksi Internet, maka kamu dapat dengan mudah meminta
lisensinya menggunakan jalur Internet yang ada.
Instalasi Mikrotik pada PC akan menghapus seluruh isi hard disk
dan semua data kamu akan hilang. Pastikan kamu telah memikirkannya terlebih
dahulu.
Setiap media penyimpanan seperti hard disk yang
telah di instalasi RouterOS maka dapat dipindah dengan mudah pada perangkat PC
lainnya, namun tidak dapat menyalin isi hard disk lalu
dipindahkan ke hard disk lainnya tanpa membeli lisensi
kembali.
Jangan gunakan format berbasis MS-DOS atau
utiliti format lainnya untuk melakukan instalasi ulang RouterOS. Ini dapat
akibatkan pergantian Software ID.
Referensi Tambahan
- Website
resmi Mikrotik di http://www.mikrotik.com
- Harga
lisensi Mikrotik tanpa DOM di Mikrotik
Indonesia
- Harga
lisensi Mikrotik dengan DOM di Mikrotik
Indonesia
Demikian tulisan ini sebagai awal dari pengenalan kamu terhadap
sistem operasi Mikrotik. Pada tulisan lain saya akan segera menyambungnya
dengan bagaimana langkah-langkah cara instalasi Mikrotik dan beberapa fungsi
standarnya.
Sumber Konten: http://www.sejutablog.com/pengenalan-mikrotik/#ixzz1zO90P77f
Kamis, 14 Juni 2012
Manusia Biasa (CLB) by Yovie & Nuno
Masih ku ingat selalu
Saat kau berjanji padakku
Takkan pernah ada cinta yang lainnya
Terasa begitu indah
Tapi semua berbeda
Saat kau kenali dirinya
Sadarkah dirimu diriku terluka
Saat kau sebut namanya
Reff:
Aku memang manusia biasa
Yang tak sempurna dan kadang salah
Namun dihatiku hanya satu
Cinta untukmu luar biasa
Andaikan saja kau tahu
Aku takkan mudah berubah
Aku kan bertahan selalu bertahan
Sampai waktu memanggilku
Repeat Reff
Kemanakah dirimu yang dulu cinta aku
Dimanakah dirimu yang selalu merindukanku
Repeat Reff [2x]
Namun dihatiku hanya satu
Cinta untukmu luar biasa
Cinta untukmu luar biasa
Microsoft Silverlight (Versi Bahasa Indonesia)
Untuk mengkonfigurasi Silverlight plug-in, pengguna dapat klik kanan kemudian pilih Silverlight. Ini membuka Microsoft Silverlight kotak dialog Konfigurasi seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.Microsoft Silverlight Konfigurasi kotak dialog
Microsoft Silverlight Konfigurasi Kotak Dialog
Pengguna juga dapat mengakses kotak dialog ini dari folder Microsoft Silverlight pada menu Start atau melalui aplikasi konfigurasi. Pada Windows, aplikasi ini ditemukan di salah satu lokasi berikut:
Pada 32-bit sistem operasi: C: \ Program Files \ Microsoft Silverlight \ versionNumber \ Silverlight.Configuration.exe
Pada 64-bit sistem operasi: C: \ Program Files (x86) \ Microsoft Silverlight \ versionNumber \ Silverlight.Configuration.exe
Pada komputer Macintosh, pengguna dapat mengakses aplikasi konfigurasi dengan mengikuti langkah berikut:
Di Finder, arahkan ke / Library / Internet Plug-Ins.
Klik kanan (atau tekan CTRL lalu klik) Silverlight.plugin kemudian pilih Tampilkan isi paket.
Arahkan ke Isi / Sumber dan kemudian klik dua kali Silverlight.Preferences.app.
Topik ini menerangkan opsi konfigurasi yang tersedia untuk pengguna akhir. Ini juga menyediakan link yang sama yang muncul di kotak dialog, ditambah link ke topik pengembang yang relevan.Catatan Catatan:
Karena Silverlight plug-in dapat diperbarui lebih sering daripada dokumentasi, kotak dialog mungkin akan sedikit berbeda dari apa topik ini menjelaskan.Tentang Tab
Tab Tentang menyediakan Silverlight plug-in informasi versi, data hak cipta, dan link ke dokumen-dokumen berikut:
Silverlight Perjanjian Lisensi
Silverlight Pernyataan Privasi
Update Tab
Tab Updates memungkinkan pengguna untuk menentukan kapan harus memeriksa, download, dan menginstal update Silverlight. Pilihan berikut tersedia:
Instal pembaruan secara otomatis (disarankan).
Memeriksa pembaruan, tapi biarkan aku memilih apakah akan mendownload dan menginstal mereka.
Jangan pernah memeriksa pembaruan.
Tab Update juga menyediakan link berikut:
Mengapa beberapa pengaturan tidak tersedia?
Silverlight Pernyataan Privasi
Putar Tab
Tab Playback memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan atau menonaktifkan pemutaran konten yang dilindungi oleh manajemen hak digital (DRM). Untuk pengguna akhir dokumentasi, lihat Pernyataan Privasi Silverlight. Untuk dokumentasi pengembang, lihat Manajemen Hak Digital (DRM).Webcam / Mic Tab
Tab Webcam / Mic memungkinkan pengguna untuk memilih default audio Silverlight dan perangkat video capture. Untuk dokumentasi pengembang, lihat Audio dan Video.Permissions Tab
Tab Permissions memungkinkan pengguna untuk mengubah izin bahwa mereka telah mendirikan melalui user-persetujuan kotak dialog. Kotak-kotak dialog muncul ketika aplikasi mencoba untuk menggunakan pengaturan StaysFullScreenWhenUnfocused dari properti Content.FullScreenOptions dan Clipboard, AudioSink, dan kelas VideoSink.Catatan Catatan:
Aplikasi terpercaya tidak memerlukan izin pengguna kecuali ketika mengakses AudioSink (mikrofon) dan VideoSink (kamera) fungsionalitas. Untuk dokumentasi pengembang, lihat Aplikasi Trusted.Aplikasi Penyimpanan Tab
Tab Penyimpanan aplikasi memungkinkan pengguna untuk melihat daftar situs Web yang menggunakan ruang penyimpanan aplikasi pada komputer pengguna. Untuk setiap situs Web, penggunaan saat ini dan kuota maksimal ditunjukkan, dalam megabyte.
Pengguna dapat menggunakan tab Penyimpanan Aplikasi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan penyimpanan aplikasi, dan untuk menghapus ruang penyimpanan yang digunakan oleh satu atau lebih situs Web.
Untuk pengguna akhir dokumentasi, lihat Menggunakan Penyimpanan Aplikasi. Untuk dokumentasi pengembang, lihat Penyimpanan Terpencil.
Microsoft Silverlight
To configure the Silverlight
plug-in, a user can right-click it and then select Silverlight. This opens the Microsoft
Silverlight Configuration dialog box as shown in the following illustration.
Microsoft Silverlight Configuration
dialog box

Users can also access this dialog
box from the Microsoft Silverlight folder on the Start menu or through a
configuration application. On Windows, this application is found in one of the following
locations:
- On 32-bit operating systems: C:\Program Files\Microsoft Silverlight\versionNumber\Silverlight.Configuration.exe
- On 64-bit operating systems: C:\Program Files (x86)\Microsoft Silverlight\versionNumber\Silverlight.Configuration.exe
On Macintosh computers, users can
access the configuration application by following these steps:
- In Finder, navigate to /Library/Internet Plug-Ins.
- Right-click (or press CTRL and then click) Silverlight.plugin and then select Show package contents.
- Navigate to Contents/Resources and then double-click Silverlight.Preferences.app.
This topic describes the
configuration options available to end users. It also provides the same links
that appear in the dialog box, plus links to relevant developer topics.
|
|
|
Because the Silverlight plug-in
can be updated more frequently than the documentation, the dialog box might
be slightly different than what this topic describes.
|
The About tab provides the
Silverlight plug-in version information, copyright data, and the links to the
following documents:
The Updates tab enables users to
specify when to check for, download, and install Silverlight updates. The
following options are available:
- Install updates automatically (recommended).
- Check for updates, but let me choose whether to download and install them.
- Never check for updates.
The Updates tab also provides the
following links:
The Playback tab allows users to
enable or disable playback of content protected by digital rights management
(DRM). For end-user documentation, see the Silverlight
Privacy Statement. For developer documentation, see Digital Rights Management (DRM).
The Webcam / Mic tab allows users to
choose Silverlight's default audio and video capture devices. For developer
documentation, see Audio and Video.
The Permissions tab allows users to
change the permissions that they have established through user-consent dialog
boxes. These dialog boxes appear when an application attempts to use the StaysFullScreenWhenUnfocused setting of the Content.FullScreenOptions property and the Clipboard, AudioSink, and VideoSink classes.
|
|
|
Trusted applications do not
require user consent except when accessing the AudioSink (microphone) and VideoSink (camera) functionality. For developer
documentation, see Trusted Applications.
|
The Application Storage tab enables
users to see a list of the Web sites that are using application storage space
on the user's computer. For each Web site, the current usage and the maximum
quota are indicated, in megabytes.
Users can use the Application
Storage tab to enable or disable application storage, and to delete the storage
space used by one or more Web sites.
For end-user documentation, see Using
Application Storage. For developer documentation, see Isolated Storage.
Langganan:
Postingan (Atom)
